KRISTAL DAN KRISTALOGRAFI
Pada
geologi, mempelajari kristalografi sangatlah penting. Karena untuk mendalami
ilmu geologi, kite tentunya juga harus mengetahui komposisi dasar dari bumi
ini, yaitu batuan. Dan batuan sendiri terbentuk dari susunan mineral-mineral
yang tebentuk oleh proses kristalisasi magma. Dalam suatu mineral selalu
terdapat suatu kristal yang wujudnya berbeda dari satu mineral dengan mineral
lainnya, sehingga sebelum kita mempelajari mineral lebih dalam, kita wajib
mengetahui bentuk – bentuk kristal yang ada di dunia ini.
Dalam
mempelajari dan mengenal bentuk kristal secara mendetail, kristalografi
merupakan ilmu pengetahuan kristal yang dikembangkan untuk mempelajari
perkembangan dan pertumbuhan kristal, termasuk bentuk, struktur dalam dan sifat
– sifat fisiknya. Sebenarnya kristalografi merupakan bagian dari mineralogi, tetapi
karena bentuk-bentuk kristal cukup rumit dan kompleks sehingga kristalografi
dikembangkan menjadi satu ilmu pengetahuan tersendiri.
Sumber : Mhdfauz.wordpress.com
Foto 1
Kristal Kuarsa Prismatik
1.
Pengertian Kristal
Kristal
merupakan perwujudan padat dari unsur kimia, senyawa, atau campuran
isomorfik, yang mempunyai susunan atom yang secara teratur berulang dan
menggambarkan suatu bidang.
2.
Sistem Kristal
Untuk
memahami kristal secara baik, maka dibutuhkan satu pengelompokkan yang
sistematis dan didasarkan pada perbandingan panjang, letak dan jumlah serta
nilai sumbu tegaknya. Bentuk kristal dibedakan berdasarkan bidang dan sumbu
simetrinya. Sistem kristal dikelompokkan
menjadi beberapa bagian, yaitu
t
Triklinik
Tiga sumbu yang tidak sama panjang saling memotong
pada satu titik dengan membuat sudut miring. Contoh : turquoise, labradorite.
|
|
Sumber : rizqigeos.blogspot.co.id
GAMBAR 1
SISTEM KRISTAL
TRIKLINIK
t
Monoklinik
|
|
Sumber : rizqigeos.blogspot.co.id
GAMBAR 2
SISTEM KRISTAL MONOKLINIK
t
Ortorombik
Tiga sumbu kristal yang tidak sama
panujangnya saling memotong satu sama lain dengan sudut siku. Contoh : topaz,
peridot, chysoberyl, iolite, sinhalite, andalusite.
|
|
Sumber : rizqigeos.blogspot.co.id
GAMBAR 3
SISTEM KRISTAL ORTOROMBIK
t
Tetragonal
|
|
Sumber : rizqigeos.blogspot.co.id
GAMBAR 4
SISTEM KRISTAL
TETRAGONAL
t
Trigonal
|
|
Sumber : rizqigeos.blogspot.co.id
GAMBAR 5
SISTEM KRISTAL
TRIGONAL
t
Heksagonal
|
|
Sumber : rizqigeos.blogspot.co.id
GAMBAR 6
SISTEM KRISTAL
HEKSAGONAL
t
Isometrik
|
|
Sumber : rizqigeos.blogspot.co.id
GAMBAR
7
SISTEM KRISTAL
ISOMETRIK
3.
Bentuk
Kristal
Bentuk
kristal tergantung pada kondisi pertumbuhannya. Misalnya, pertumbuhan
berlangsung keluar dalam leburan tanpa
rintangan atau dibatasi oleh adanya padatan yang lain. Di bawah ini
terminologi untuk menggambarkan bentuk kristal :
a.
Terkristalkan
Mineral membentuk kristal yang
sempurna.
b.
Kristalin
Mineral membentuk agregat yang tidak
jelas, kristal yang tidak sempuna yang terintangi satu sama lain dalam
pertumbuhannya. Mineral2 ini sering memiliki bentuk granular, nampak
berkilauan karena sinar pantul dari muka kristal yang kecil.
c.
Kriptokristalin
atau Mikrokristalin
Kristal berukuran sangat kecil tak
terlihat dengan mata telanjang, tapi dapat teramati di bawah mikroskup..
d.
Gelas
Pengaturan atom secara acak; tidak ada
bangun kristal. Zat yang mendingin dengan cepat sehingga kristal tidak
sempat terbentuk. Hasilnya diduga keras dan getas dari hasil pendinginan
cairan.
e.
Habi
Bentuk mineral dipengaruhi oleh
keadaan di mana ia tumbuh. Setiap mineral mempunyai bentuk yang berbeda-beda.
Terminologi yang digunakan untuk menggambarkan bentuk mineral dibagi menjadi
dua, yaitu:
v
Bentuk
kristal
v
Bentuk
agregat kristal.
KESIMPULAN
Kristalografi
merupakan dasar dalam mempelajari ilmu geologi, dimana kristalografi membahas
mengenai pertumbuhnnya, bangun,
sifat-sifat fisik, dan klasifikasi berdasarkan bentuknya. kristal memiliki struktur atom yang tercermin
pada bentuk luar kristal.
Kristalografi
menjadi sangat penting dikarenakan setiap satu mineral umumnya memiliki suatu bentuk kristal tertentu, dimana mineral
satu dengan mineral yang lainnya memiliki satu bentuk kristal yang khas. Ini
dikarenakan adanya perbedaan unsur – unsur kimia yang dikandung oleh kristal
tersebut serta peranan suhu dan tekanan pada saat kristal terbentuk.
DAFTAR PUSTAKA
Fauzi, Mahmud.
2013 . “ Sistem – sistem Kristal” http://Mhdfauz.wordpress.com. Diakses Tanggal
01 Oktober 2015 pada pukul 10.15 WIB.
Rizqi,
Mohammad. 2013 . “ Sistem – sistem
Kristal” http://rizqigeos.blogspot.co.id.
Diakses Tanggal 01 Oktober 2015 pada pukul 10.15 WIB.
Zuhud. 2008 .
“ Kristalografi” http://ZuhudMMM.blogspot.co.id. Diakses
Tanggal 01 Oktober 2015 pada pukul 11.15 WIB.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar